<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SSB News</title>
	<atom:link href="http://ssbindonesia.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ssbindonesia.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 May 2013 12:29:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Banten Harus Rebut Emas Sepakbola dan Futsal di 2016</title>
		<link>http://ssbindonesia.com/banten-juara-sepakbola/</link>
		<comments>http://ssbindonesia.com/banten-juara-sepakbola/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 May 2013 12:19:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azwar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita SSB]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Taufik Jursal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ssbindonesia.com/?p=6029</guid>
		<description><![CDATA[Setelah gagal menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional 2016, Provinsi Banten kini bersiap-siap tampil lebih baik di PON yang bakal digelar di Bandung, Jawa Barat. Pada PON 2012 di Riau, Banten menduduki posisi 21 dengan perolehan 4 medali emas, 8 perak, dan 18 perunggu. Tentu bukan perkara mudah menaikkan peringkat ke posisi lebih baik. Namun,]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah gagal menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional 2016, Provinsi Banten kini bersiap-siap tampil lebih baik di PON yang bakal digelar di Bandung, Jawa Barat.
<div>Pada PON 2012 di Riau, Banten menduduki posisi 21 dengan perolehan 4 medali emas, 8 perak, dan 18 perunggu.</div>
<div>Tentu bukan perkara mudah menaikkan peringkat ke posisi lebih baik. Namun, menurut Taufik Jursal Effendi, tokoh olahraga asal Tangerang, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah sudah memberikan sinyal akan terus menggenjot persiapan kontingen menuju PON 2016.</div>
<p><div><span id="more-6029"></span></div>
<div><img class="alignleft" title="banten juara" src="http://static.inilah.com/data/berita/foto/1902092.jpg" alt="" width="216" height="108" />Taufik sendiri mengaku siap membantu gubernur mempersiapkan tim sepakbola, futsal, dan bola basket Banten. “Jika memungkinkan, Banten harus bisa merebut medali emas di sepakbola, bola basket, dan futsal,” kata Manajer Umum ProArena, pusat latihan futsal dan bola basket di kawasan Pondok Indah.</div>
<div></div>
<p><div><!--more--></div>
<div>Jika pun sulit menembus laga final, setidaknya Banten memiliki wakil-wakil berkualitas di ketiga cabang itu. Seperti diketahui, pada PON 2012 di Riau, Banten tak memiliki wakil di sepakbola dan futsal. Di bola basket, tim putra Banten mencatat satu kali kemenangan atas Riau dan duduk di posisi 5 dari 6 peserta di penyisihan Grup A. “Prestasi itu tak boleh terulang di Bandung. Banten harus lebih baik,” kata Taufik yang pada tahun 1980-an sudah menggelar laga basket One-on-One dan Three-on-Three di Pasaraya Sarinah Jaya Jakarta.</div>
<p><div></div>
<div><a href="http://ssbindonesia.com/wp-content/uploads/save-banten.jpeg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-6038" title="save banten" src="http://ssbindonesia.com/wp-content/uploads/save-banten-150x150.jpeg" alt="" width="150" height="150" /></a>Dalam rangka memperbaiki kesiapan bola basket Banten itulah Taufik berencana menggelar <em>coaching clinics </em>tNBA (The National Basketball Academy) di Kota Tangerang pada 7-8 September 2013.</div>
<p><div><a href="http://tnbabasketball.com/" target="_blank">The National Basketball Academy</a> merupakan organisasi pelatihan profesional yang berdiri di Cleveland, Ohio, pada 2003. Program mereka meliputi kem, klinik, liga, tim, turnamen, dan pelatihan. tNBA kini menjadi pemasok pemain-pemain belia Cleveland Cavaliers (klub NBA, National Basketball Association). Belakangan, tNBA juga ikut memasok pemain di 12 klub NBA dan 2 klub WNBA (Women National Basketball Association) melalui bibit-bibit pemain di Orlando (Florida) hingga Los Angeles (California). Di luar negeri, tNBA juga beroperasi di Yunani dan <a href="http://tnbabasketball.com/programs/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a>.</div>
<p><div></div>
<div>Untuk <em>coaching clinic</em> di Tangerang, peserta dipungut biaya Rp 200 ribu, termasuk mendapatkan kaos, sertifikat, <em>meet and great photo session</em> dengan pebasket AS serta pemain nasional. Sementara pemberi materi dari Indonesia, akan tampil Dr. Ing. Ir. Boedi Darma Sidi MSA.</div>
<p><div></div>
<div>Taufik meyakini dari pelatihan itu kelak lahir pelatih dan pemain basket andal asal Banten serta ikut memperbaiki kinerja persiapan tim menuju PON 2016.</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ssbindonesia.com/banten-juara-sepakbola/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Venezuela Catat Sejarah, Lolos ke Piala Dunia U-17</title>
		<link>http://ssbindonesia.com/venezuela-catat-sejarah-lolos-ke-piala-dunia-u-17/</link>
		<comments>http://ssbindonesia.com/venezuela-catat-sejarah-lolos-ke-piala-dunia-u-17/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Apr 2013 17:08:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azwar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita SSB]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Taufik Jursal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ssbindonesia.com/?p=6021</guid>
		<description><![CDATA[Venezuela mencatat sejarah, lolos ke putaran final Piala Dunia U-17 setelah menyelesaikan laga di hari kelima babak kualifikasi di Kejuaraan Amerika Selatan U-17 di Argentina, 24 April. Dua tim lain, Argentina dan Brasil, juga memastikan diri lolos ke Uni Emirat Arab. Ketiga tim mencatat poin 8 dari 4 laga. Sisa satu tempat diperebutkan Uruguay dan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Venezuela mencatat sejarah, lolos ke putaran final Piala Dunia U-17 setelah menyelesaikan laga di hari kelima babak kualifikasi di Kejuaraan Amerika Selatan U-17 di Argentina, 24 April. Dua tim lain, Argentina dan Brasil, juga memastikan diri lolos ke Uni Emirat Arab. Ketiga tim mencatat poin 8 dari 4 laga.<br />
<span id="more-6021"></span></p>
<p>Sisa satu tempat diperebutkan Uruguay dan Paraguay. Pada 28 April, Paraguay akan berhadapan dengan Brasil, Uruguay melawan Peru, dan Argentina menghadapi Venezuela. Sementara, Uruguay di posisi 4 dengan 5 poin, Paraguay ke-5 dengan 3 poin, Peru jadi juru kunci dengan poin 0.</p>
<p><img class="alignleft" src="http://www1.pictures.zimbio.com/gi/Brazil+v+Mexico+FIFA+U17+World+Cup+5S0NsrfIw-ml.jpg" alt="" width="214" height="155" />Pada laga yang menentukan, Rabu (24/4) atau Kamis (25/4) WIB, Argentina menekuk Paraguay 3-1 dan Brasil menang 2-1 atas Peru, sedangkan Venezuela 1-1 melawan Uruguay.<br />
Buat Venezuela, ini jadi sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia U-17 untuk kali pertama, berbanding terbalik dengan Brasil dan Argentina. Kedua tim sudah 13 dan 10 kali tampil di putaran final.<br />
Piala Dunia U-17<br />
Piala Dunia U-17 akan digelar di Uni Emirat Arab pada 17 Oktober – 8 November. Sejauh ini, dari Zona Asia, lolos Iran, Irak, Jepang, dan Uzbekistan. Dari Zona Afrika, Pantai Gading, Maroko, Nigeria, dan Tunia juga lolos. Dari Zona Amerika Tengah, Utara, dan Karibia, lolos Kanada, Honduras, Meksiko, dan Panama juga lolos. Dari Oceania, Selandia Baru juga melenggang. Untuk Zona Eropa, babak kualifikasi bakal digelar di Slovakia, 5-17 Mei, pada Kejuaraan Eropa U-17. Laga ini diikuti tim tuan rumah, Kroasia, Austria, Swedia, Ukraina, Swiss, Rusia, dan Italia. (aba)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ssbindonesia.com/venezuela-catat-sejarah-lolos-ke-piala-dunia-u-17/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SSB Sebagai Chandradimuka Pesepakbola Professional Indonesia</title>
		<link>http://ssbindonesia.com/ssb-sebagai-chandradimuka-pesepakbola-professional-indonesia/</link>
		<comments>http://ssbindonesia.com/ssb-sebagai-chandradimuka-pesepakbola-professional-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Apr 2013 05:11:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azwar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita SSB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ssbindonesia.com/?p=6008</guid>
		<description><![CDATA[Maraknya pendirian sekolah sepakbola di Indonesia menunjukan besarnya minat masyarakat akan olahraga yang sangat mendominasi dunia tersebut. Olahraga sepakbola memang sangat digemari, bahkan bila boleh dikatakan sangat digilai diseluruh pelosok tanah air. Namun demikian hal tersebut belum terbayar dengan prestasi yang mengagumkan, yang mengharumkan nama bangsa  yang berpenduduk 256 juta ini. Mengapa demikian?   Semua]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="yui_3_7_2_1_1365224596096_2318">Maraknya pendirian sekolah sepakbola di Indonesia menunjukan besarnya minat masyarakat akan olahraga yang sangat mendominasi dunia tersebut. Olahraga sepakbola memang sangat digemari, bahkan bila boleh dikatakan sangat digilai diseluruh pelosok tanah air. Namun demikian hal tersebut belum terbayar dengan prestasi yang mengagumkan, yang mengharumkan nama bangsa  yang berpenduduk 256 juta ini. Mengapa demikian?</div>
<p><div> <span id="more-6008"></span><!--more--></div>
<div id="yui_3_7_2_1_1365224596096_2320"><a href="http://ssbindonesia.com/wp-content/uploads/DSC_9624.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-5796" title="kebangkitan ssb" src="http://ssbindonesia.com/wp-content/uploads/DSC_9624-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Semua sependapat, bahwa diperlukan pembinaan sejak usia dini. Pertanyaan yang muncul adalah seberapa dini dan bagaimana metoda mempersiapkannya? Saat ini yang terdengar dalam berita maupun yang bisa dibaca dalam surat kabar hanya adanya kompetisi U-12, U-15, U-18 dan seterusnya..kompetisi berjenjang yang diharakan mampu untuk menunjang perkembangan menuju prestasi yang diharapkan. Pada kelompok umur usia remaja (U-12 sd U-15) Indonesia bahkan dapat dikatakan berprestasi internasional. Namun mengapa ditingkat kelompok yang lebih tinggi prestasi ini tidak bertahan? Tentu ada yang harus diperbaiki dalam sistem  pembinaan diitingkat sebelumnya!</div>
<p><div></div>
<div>Dalam diskusi dengan ASSSBI di Pro-Arena Pondok Indah yang telah berdiri guna mempersatukan misi dalam pembinaan sepakbola   di usia dini diakui, bahwa kebanyakan SSB memberikan perhatian pada ”skill” bermain bola dan sangat sedikit yang terkait dengan fitness anak-anak tersebut. Fitness  disini bukanlah seperti kegiatan yang sering dilihat di televisi ataupun di pagi hari, yang dilakukan oleh ibu-ibu atau orang dewasa. Fitness dalam lingkup olahraga prestasi merupakan integrasi dari unsur-unsur Kecepatan, Kekuatan, Kelincahan, Kelentukan dan Dayatahan (Speed, Strength, Agility, Flexibility dan Endurance).</div>
<p><div></div>
<div id="yui_3_7_2_1_1365224596096_2322"><a href="http://ssbindonesia.com/wp-content/uploads/SSB-U-12-112.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-5521" title="SSB U-12 (11)" src="http://ssbindonesia.com/wp-content/uploads/SSB-U-12-112-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Tidak ada atlet prestasi yang dilahirkan! Melainkan mereka harus di-CIPTA-kan melalui pelatihan yang sistematis dan  berkesinambungan! Kelima unsur fitness tersebut harus diberikan sejak usia dini dengan metoda dan materi yang sesuai dengan perkembangan dan pertumbuhan fisik serta psikologis mereka. Istilah “No Strength-No Speed” bukan merupakan mitos dalam olahraga prestasi sementara ketiga unsur fitness lainnya menunjang terwujudnya “strength” dan “speed”. Tidak akan  ada kekuatan “puncak” tanpa memiliki “basic strength” yang hanya mungkin dikembangkan dengan sangat baik pada usia dini. Pesepak bola yang tidak memiliki  “speed” serta keempat unsur fitness lainnya boleh duduk saja di bangku di sisi lapangan atau bahkan di podium penonton.</div>
<p><div></div>
<div id="yui_3_7_2_1_1365224596096_2338">Atas dasar tulisan diatas adalah layak bahwa SSB harus mempunyai kurikulum dalam pembinaan pesepakbola usia dini yang sesuai dengan penjenjangan umur biologis dan umur latihan. Kurikulum yang tidak hanya memberikan “skill” bermain bola, tapi juga tingkat fitness dasar yang mendukung pencapaian fitness pesepakbola professional. Jangan sampai SSB menciptakan sesorang sebagaimana yang dipertunjukan TV ARD Jerman, seorang “”juggler” yang mampu mempermaikan bola  jauh lebih baik dari pesepakbola Pro dalam liga jerman tapi tidak bisa bermain di lapangan yang sesungguhnya. Untuk itu SSB harus memiliki  pelatih fitness yang betul-betul mengerti, bagaimana “berurusan” dengan fitness anak  usia dini.</div>
<div id="yui_3_7_2_1_1365224596096_2343">Boedi Darma Sidi (Ketua Pembinaan PB PASI)</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ssbindonesia.com/ssb-sebagai-chandradimuka-pesepakbola-professional-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
